Pandemi datang, Tantangan menghadang, Kreativitas dan Inovasi pembelajaran diharapkan - Luthfiyah, S.Pd

Pandemi datang, Tantangan menghadang, Kreativitas dan Inovasi pembelajaran diharapkan

 


 

 

Pandemi datang dengan begitu tiba-tiba, membuat hampir seluruh sektor kacau. Bahkan dunia pendidikan pun menjadi tidak karuan. Guru di buat kalang kabut karena tiba-tiba pembelajaran yang awalnya offline (tatap muka) dipaksa dilakukan secara online (daring) tanpa adanya persiapan sama sekali. Tidak ada seorang guru pun yang bersiap sebelumnya. Dan hampir semua lembaga pendidikan terkena imbasnya.

Sebelum pandemi datang, pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka. Guru bisa bertemu dengan peserta didik dan bisa mentransfer ilmunya secara langsung kepada peserta didk sehingga terjalin bounding yang kuat antara guru dan peserta dididk. Selain itu peserta didik juga  bisa bertemu dengan peserta didik yang lain, belajar dan bermain bersama, olahraga bersama, saling bekerjasama.

Namun, pandemi tiba-tiba datang dan merubah pembelajaran yang awalnya tatap muka (offline) menjadi daring (online). Pada situasi seperti ini guru harus segera menyiapkan rencana pembelajaran seperti apa, yang akan diberikan kepada peserta didik. Pada awal masa pandemi para guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan anak belajar untuk satu bulan kedepan. Dengan memaksimalkan Whatsapp kita melakukan pembelajaran jarak jauh, baik dengan video call ataupun pesan suara. Namun karena keterbatasan jumlah peserta yang bisa masuk dalam video call, yang tidak bisa mencakup semua peserta didik sekaligus maka kepala sekolah dan guru mencari cara lain lagi yang lebih efisien. Berkat pengetahuan dan wawasan kepala sekolah yang luas, akhirnya kepala sekolah menyarankan agar kita memakai aplikasi zoom meeting. Tentu saja para guru tidak langsung mengaplikasikan nya kepada peserta didik, karena para guru juga belum tahu bagaimana cara kerja dan cara mengoprasikannya. Untuk itu kepala sekolah mengajak para guru untuk latihan dan praktek cara mengoprasikan aplikasi zoom meeting. Setelah para guru faham dan menguasai, giliran orang tua siswa yang diberi pengarahan cara mendownload dan cara mengoprasikannya. Selain Whatsapp dan Zoom Meeting guru juga menggunakan Google Meet untuk pembelajaran.

Berbagai cara guru lakukan agar mampu memberikan pelayanan dan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik agar tetap semangat dalam belajar meskipun tidak bisa tatap muka dengan guru. Namun banyak juga kendala yang dialami baik guru, orang tua ataupun peserta didik sendiri. Kendala yang paling utama dalam pembelajaran online ini adalah masalah jaringan/sinyal yang tidak stabil, apalagi di pedesaan. Selain itu ada beberapa orang tua yang masih kesulitan dalam mengoprasikan aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran. Ada juga karena orang tua yang bekerja sehingga tidak bisa menemani/mendampingi anak saat pembelajaran daring, yang akhirnya dari pihak sekolah membuka kelas malam yang di peruntukkan bagi anak-anak yang orang tuanya bekerja agar tetap mendapatkan pelayanan yang sama dengan yang lain. Kendala yang di alami oleh peserta didik sendiri adalah anak merasa cepat bosan karena harus berhadapan dengan HP, apalagi gurunya yang terlalu monoton, tidak semangat atau kurang kreatif dalam pembelajaran. Nah, disinilah sebuah tantangan baru bagi para guru, bagaimana caranya agar anak tetap semangat mengikuti pembelajaran meskipun tidak bertatap muka langsung baik dengan guru ataupun dengan teman yang lain.

Kreativitas dan inovasi pembelajaran sangatlah penting pada pembelajaran online (daring) ini. Untuk itu para guru mengikuti beberapa workshop pembelajaran yang diadakan secara daring, baik oleh IGTK kecamatan, ataupun instansi yang lain baik tingkat propinsi maupun tingkat nasional. Workshop yang pernah diikuti oleh guru diantaranya :

1.      Workshop pembuatan video pembelajaran

2.      Workshop pembuatan design canva

3.      Workshop pembuatan twibbonz

4.      Pelatihan Quizziz, pengenalan dan penerapan Quizziz dalam pembelajaran

5.      Pelatihan pembuatan game pembelajaran melalui wordwall

6.      Pelatihan pembuatan liveworksheet

Dan masih banyak lagi workshop dan webinar yang pernah diikuti guru untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi pembelajaran dalam menghadapi tantangan pada masa pandemi ini. Dari hasil workshop dan pelatihan yang diikuti guru, kemudian guru mempraktekkan dan mengaplikasikannya kepada peserta didik, misalnya : membuat video pembelajaran yang sesuai dengan tema dan sub tema pada minggu itu, kemudian di upload di youtube TK dan dibagikan ke peserta didik berupa link untuk ditonton di fahami kemudian nanti guru memberikan umpan balik. Selain itu guru juga membuat jadwal mingguan dengan menggunaka canva dan di bagikan ke WAG kelas. Untuk memperingati hari besar nasional maupun hari besar keagamaan atau even tertentu guru membuat twibbonz agar anak bisa berpartisipasi dengan mengupload foto mereka. Yang paling menyenangkan bagi peserta didik adalah ketika guru memberikan game interaktif yang sesuai dengan tema dan sub tema pada hari itu, disini guru bisa menggunakan Quizziz maupun wordwall, karena peserta didik merasa bahwa mereka sedang main game. Selain itu guru juga menggunakan Liveworksheet, liveworksheet adalah lembar kerja interaktif, lembar kerja yang dikerjakan melalui HP / laptop, jadi peserta didik langsung bisa mengerjakan lembar kerja yang diberikan guru tanpa harus mengeprint lembar kerja tersebut.

Dengan adanya pandemi tidak melulu keburukan yang terjadi, ada beberapa hikmah baik yang bisa kita ambil dari sini, diantaranya :

1.      Karna pembelajaran online yang mengharuskan orangtua menemani dan mendampingi anak dalam belajar maka bounding antara orang tua dan anak semakin erat, meskipun tidak sedikit orang tua yang tidak sabar dalam membimbing anaknya dalam belajar di rumah.

2.      Besarnya tantangan yang di hadapi guru dalam pembelajaran daring ini membuat guru lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Selain itu guru juga lebih mampu menguasai IT karena terbiasa.

Dampak negatif pembelajaran online (daring) ini diantaranya membuat peserta didik tidak begitu mengenal guru dan teman-temannya karena hanya mampu berkomunikasi melalui HP. Semoga pembelajaran tatap muka ini akan berlangsung untuk kedepannya.

#gurutkbisa

#gurutkhebat

#gurutksemangat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANTANGAN PEMBELAJARAN PAUD DI MASA PANDEMI - Nur Fadilah, S.Pd

Suka Duka Belajar Daring Saat Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Pendidikan Sekolahku - Yeny Asmawati,S.Pd

Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini pada Pembelajaran Online (Daring) - NUNUN FALIYAH, S.Pd