PANDEMI TAK MENYURUTKAN SEMANGATKU - DIYAH WAHYU PRATIWI, S.Pd - TK MUSLIMAT NU 254 NURUL ISHLAH

PANDEMI TAK MENYURUTKAN SEMANGATKU

Setiap hidup pasti ada perubahan. Sedangkan manusia diberikan Allah akal yang bisa membantunya mengarahkan perubahan hidup ke arah yang lebih baik, buruk atau tetap konstan. Tetapi hasil akhirnya pasti Allah yang menentukan. Poin kita adalah ada usaha atau action. Seperti halnya dalam hidup, kita butuh belajar. Belajar adalah proses, proses dari yang belum bisa menjadi bisa, dari yang belum tahu menjadi tahu, yang tujuannya adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Sejak dalam kandungan akhir hidup kita akan terus belajar. Sedikit mengulas pelajaran pada sebuah mata kuliah terdahulu, inilah yang disebut sebagai belajar sepanjang hayat. Jadi setiap orang baik kecil besar, tua muda, kapanpun, dimanapun, bagaimanapun, semua memerlukan belajar. Dalam belajar sepanjang hayat ini diperlukan media yang mendukung yang sering kita kenal dengan pendidikan luar sekolah(out of school education). 

Sebelumnya kita tahu bahwa kita sekarang sedang mengalami perubahan. Perubahan di setiap ekosistemnya karena sebuah masa yang disebut dengan pandemi. Sempat muncul pemikiran yang melekat bahwa pandemi covid 19 merusak semua tatanan kehidupan. Semua aktivitas peroduktif jadi terhenti. Sebenarnya yang kita butuhkan adalah adaptasi. Adaptasi
untuk bisa melanjutkan kehidupan.
Bagaimanapun juga sebagai seorang guru, terutama guru di Taman-Kanak-Kanak (TK). Secara otomatis tumbuh tanggungjawab untuk memerdekakan anak didiknya, terutama dalam pendidikan. Tetapi dengan adanya pandemi ini tidak bisa membuat guru menyerah bahkan berhenti berperang. Kita tahu sebelumnya, dengan banyaknya usaha guru membuat anak didik memperoleh pendidikan dengan semaksimal mungkin yaitu dengan cara yang guru lakukan sebelumnya. Sebelumnya juga kita melihat anak-anak dengan senangnya saling menyapa setiap hari, berjabat tangan, saling mengenal dan bertemu dengan teman-temannya yang lain. Lantas pemandangan ini tidak bisa guru tampakkan lagi sekarang, karena sebuah situasi yang mau tidak mau memaksa untuk berubah.
 

Sekali lagi, kita dikaruniahi Allah akal, alangkah baiknya kita gunakan untuk membantu mengarahkan perubahan ke arah yang lebih baik. Menjadi seorang guru adalah wajib bagi kita melakukan sebuah identifikasi dan merumuskan sebuah masalah. Kenapa ? agar kita bisa menemukan jawabannya sehingga masalah akan terselesaikan. Guru harus tahu apa yang dibutuhkan anak didiknya saat ini, bagaimana cara agar bisa memberikan pelajaran yang efektif di masa pandemi, dan bagaimana cara agar materi bisa tersampaikan kepada anak didik di masa yang serba keterbatasan ini. Tak lupa juga, tantangan terbesar guru saat ini adalah menjaga semangat belajar anak didik agar tetap konsisten walau dalam keadaan apapun.

Seperti saat ini, diharuskan semua pembelajaran dilakukan secara online atau daring. Perubahan dari pembelajaran sebelumnya yang bisa secara langsung bertatap muka menjadi online atau hanya di dunia maya merupakan PR bagi guru. Sebagai guru, kita diharuskan melek teknologi, agar bisa beradaptasi. Yaitu dengan terus belajar sepanjang hayat melalui
pendidikan luar sekolah. Untuk saat ini yang bisa kita ikuti adalah dengan mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas kita sebagai pendidik di masa pandemi. Mengikuti sebuah pelatihan-pelatihan agar kita sebagai guru semakin banyak belajar teknologi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Sekedar sharing pengalaman saya selama ini adalah dengan mengikuti pelatihan-pelatihan secara online untuk merancang media pembelajaran yang interaktif dengan teknologi. Apalagi sebagai guru TK, menyuguhkan buku tulis, pensil, dan menyuruh anak duduk rapi mendengarkan bukan merupakan pembejaran yang cocok. Di usianya saat ini adalah lebih banyak bermain, yang artinya bermain sambil belajar. Hanya dengan bermainlah membuat semangat mereka tetap terjaga. Hal-hal baru ini membuat saya semakin banyak belajar. Hal yang membuat ini menarik adalah guru bisa belajar membuat permainan. Pernah saya mengikuti pelatihan membuat game-game online, membuat lembar kerja online yang menarik seperti (worksheet), dan membuat video pembelajaran yang interaktif yang bisa kita sesuaikan dengan tema-tema belajar. Alhamdulillah anak-anak antusias dengan ini. Mereka seraya bisa bermain sambil belajar.
 
Kita perlu mengetahui bahwa di masa pandemi ini, kita tidak perlu terlalu menuntut anak didik dengan tugas-tugasnya yang rumit. Tetapi, kita buat dengan lebih sederhana namun mereka faham karena kita tahu keadaan mereka saat ini. Di masa ini, sebagian besar aktivitas anak kita adalah di rumah. Apa yang mereka lakukan selama 24 jam di rumah?.
Saatnya bagi kita sebagai guru mengisi hari-hari mereka dengan banyak kegiatan yang membuat mereka bersemangat. Pada intinya, semakin guru bersemangat belajar, anak juga akan semangat belajar. Artinya dengan semangat guru terus belajar menggali ilmu menemukan cara-cara yang efektif untuk belajar anak, maka anak didik juga akan semakin tertarik dan semakin semangat untuk terus belajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANTANGAN PEMBELAJARAN PAUD DI MASA PANDEMI - Nur Fadilah, S.Pd

Suka Duka Belajar Daring Saat Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Pendidikan Sekolahku - Yeny Asmawati,S.Pd

Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini pada Pembelajaran Online (Daring) - NUNUN FALIYAH, S.Pd