PENGALAMAN BELAJAR MASA PANDEMI - MINARTI, S.Pd

 PENGALAMAN BELAJAR MASA PANDEMI


 

 

Semenjak adanya wabah covid 19 semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia memberlakukan Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR), yaitu sesuai dengan anjuran pemerintah, baik untuk tingkat PAUD, SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi, tidak terkecuali yang terjadi pada TK kami, yaitu TK Muslimat NU 24 Sukorejo. Tentu hal ini membuat adanya beberapa perubahan dalam aktivitas pembelajaran. Kami tidak lagi menyiapkan kegiatan pembelajaran di dalam kelas, namun kami lebih mengupayakan agar selama anak anak belajar di rumah mereka tetap mendapatkan rangsangan pendidikan yang optimal. Walaupun aktivitas pembelajaran ini dilaksanakan di rumah kami juga perlu merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan baik agar anak didik kami
tetap mendapatkan kegiatan yang menyenangkan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan rancangan bagi kami untuk melaksanakan kegiatan bermain yang mendukung proses belajar anak di rumah. Didalam RPP
yang kami susun berisi langkah langkah konkret yang dilakukan oleh guru agar proses pembelajaran berlangsung dengan baik. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang kami susun mengacu kepada karakteristik anak, seperti : usia, kemampuan dan kebutuhan setiap anak. Apabila RPP disesuaikan dengan karakteristik masing masing anak, maka dapat dipastikan proses pembelajaran akan menarik minat anak dan membantu meningkatkan seluruh aspek perkembangannya. Tentu saja RPP yang kami susun selama masa pandemi covid 19 ini kami rancang dengan sangat sederhana berbeda dengan RPP yang kami rancang sebelum pandemi
Covid 19, yaitu RPP untuk situasi normal ketika anak melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah, karena pembelajaram di masa pandemi ini kami di haruskan membuat kurikulum sendiri yang sesuai dengan situasi saat ini, yaitu Kurikulum Darurat Dalam Masa Pandemi Covid 19. RPP kegiatan di rumah cukup berisi kegiatan kegiatan bermain yang memberikan pengalaman belajar bermakna bagi anak tanpa terbebani tuntutan untuk menuntaskan capaian pembelajaran sebagaimana yang tertuang didalam kurikulum sesungguhnya. Kegiatan bermain yang kami susun dalam masa pandemi covid 19 ini juga
bervariasi sesuai dengan minat dan kebutuhan masing masing anak serta kami fokuskan kepada ketrampilan hidup yang membiasakan hidup sehat sehingga terlindungi dari virus yang sedang mewabah saat ini.

Mengapa kami perlu merancang/menyusun perencanaan ?

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang kami susun ini akan memudahkan/membantu kami dalam mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ini juga dapat memandu orang tua dalam menyiapkan alat dan bahan/media dalam bermain dan mendampingi anaknya selama beraktivitas di rumah. Orang tua tentu saja dapat memberikan
saran atau masukan kepada kami tentang kegiatan main atau bahan dan alat main yang diperlukan, mengingat orang tua lebih mengetahui minat dan kemampuan anaknya masing masing.

 
Berikut manfaat Rencana Pelaksanaan Perencanaan yang kami susun :

Mengembangkan enam aspek perkembangan anak, yakni perkembangan nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa dan seni.

Mendukung pencapaian Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Kompetensi Inti adalah gambaran capaian standar tingkat pencapaian perkembangan anak pada akhir layanan PAUD, yaitu pada usia 6 tahun, sedangkan Kompetensi dasar adalah gambaran tingkat kemampuan anak dalam konteks tema, muatan.

Mendudkung pencapaian pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang perlu dimiliki anak.

Mendukung pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan, sehingga mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Mengarahkan orang tua dalam menyiapkan alat dan bahan main yang diperlukan sesuai dengan kondisi pada masing masing orang tua di rumah

Kapan kami menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ?

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kami susun sebelum melaksanakan kegiatan
pembelajaran. Kami menyusun perencanaan di awal minggu waktu pembelajaran akan dimulai.
Misalnya untuk pembelajaran minggu depan, kami harus menyiapkan minggu sebelumnya. Perencanaan yang kami susun berlaku selama seminggu dan dapat digunakan setiap hari. Jadi kegiatan anak anak dalam waktu satu minggu sudah terkemas dengan baik, selanjutnya orang tua bisa memilih kegiatan kegiatan tersebut sesuai dengan waktu dan kemampuannya.
Sedangkan metode/model pembelajaran yang kami gunakan dalam pembelajaran di masa pandemi covid 19 ini adalah belajar daring atau belajar online melalui media elektronik yaitu melalui Hand Phone (HP) dengan cara chating/wa, video call, voice note/voice chat, dll

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran apa yang harus kami susun ?
Pada masa pandemi seperti saat ini, kami cukup menyusun Rancana Pelaksanaan
Pembelajaran Mingguan (RPPM) yang kami buat sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kami selaraskan dengan karakteristik keluarga anak didik. Maksudnya kami menyesuaikan kegiatan dan alat atau bahan yang akan dibuat main dengan kondisi sosial budaya tempat tinggal anak serta apa saja yang ada di dalam dan di sekitar lingkungan anak (kearifan lokal),  memanfaatkan benda benda yang ada di lingkungan sekitar.

Bagaimana cara kami menyususn Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan
(RPPM) ?
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa RPPM adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran selama seminggu yang memuat Kompetensi Dasar (KD) dari setiap program pengembangan, yaitu : nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa dan seni.
Muatan atau materi pembelajaran serta kegiatan main untuk satu minggu dilakukan dalam rangka mencapai kompetensi dasar kompetensi dasar tersebut. Penyusunan RPPM kami lakukan melalui langkah langkah sebagai berikut :

1. Menetapkan Kompetensi Dasar (KD). Penentuan KD memuat seluruh aspek
perkembangan, yaitu : Nilai Agama Dan Moral (NAM), Fisik Motorik (FM), Kognitif
(KOG), Sosial Emosional (SOSEM), Bahasa (BHS)dan Seni (SN). KD yang kami
tetapkan didalam RPPM kami pilih dari KD yang ada di dokumen 1 KTSP.

2. Menuliskan materi pembelajaran umtuk setiap KD. Rumusan materi pembelajaran
dapat dilihat didalam dokumen 1 KTSP masing masing satuan PAUD.

Dalam menyusun kegiatan pembelajaran untuk satu minggu tentunya kami susun dengan sedemikian rupa agar menarik dan menyenangkan bagi anak didik dan dapat membuat anak didik aktif di rumah. Aktivitas/kegiatan yang kami susun kami sesuaikan dengan tema dan lingkungan belajar anak di rumah. Setiap hari kami harus menyampaikan aktivitas pembelajaran kepada orang tua, sehingga anak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah dengan pendampingan orang tua. Orang tua dapat memilih sendiri kegiatan main mana dulu yang akan dimainkan bersama anaknya sesuai dengan pembelajaran yang ada dalam
minggu tersebut. Kegiatan main yang harus dilakukan oleh anak kami serahkan kepada orang
 

tua sesuai dengan ketertarikan anak dan kemampuan masing masing orang tua. Bilamana
kemampuan orang tua waktu itu bisa membimbing anak bermain hanya dengan satu kegiatan,
maka tidak masalah, mengingat masing masing orang tua juga banyak kegiatan/kesibukan
yang lain. Yang terpenting bagi kami adalah kegiatan belajar anak anak di rumah menjadi
pengalaman yang menarik, menyenangkan dan dapat mendukung perkembangan anak,
meskipun kegiatan main yang kami sampaikan kepada orang tua adalah kegiatan untuk satu
minggu. Namun kami sebagai pengasuh di TK Muslimat NU 24 Sukorejo selalu
mengomunikasikan bersama setiap hari. Dan kami juga akan selalu menjaga kontinuitas komunikasi antara kami para pengasuh dan orang tua serta antara kami para pengasuh dan anak didik. Komunikasi ini juga kami lakukan untuk mengetahui minat anak, kesulitan yang dialami orang tua dalam bermain bersama anak, saran/masukan orang tua dalam kegiatan belajar daring/online maupun capaian perkembangan anak selama belajar secara daring/online.
Terakhir kami berharap agar kedepannya kami semua bisa melaksanakan kegiatan belajar secara normal yaitu Pembelajaran Taap Muka seperti sebelum adanya pandemi covid 19.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANTANGAN PEMBELAJARAN PAUD DI MASA PANDEMI - Nur Fadilah, S.Pd

Suka Duka Belajar Daring Saat Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Pendidikan Sekolahku - Yeny Asmawati,S.Pd

Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini pada Pembelajaran Online (Daring) - NUNUN FALIYAH, S.Pd